“Janganlah kau kutuki orang tuli dan di depan orang buta janganlah kau taruh batu sandungan, tetapi engkau harus takut akan Allahmu; Akulah TUHAN.” Imamat 19:14
Ada rekan yang minta tolong padaku untuk membelikan barang dari Hongkong dan sekaligus dikirim ke Jakarta. Kenapa barangnya mesti transit dahulu di Taiwan, pikirku. Ternyata, ia merasa pengiriman dari Hongkong ke Jakarta sangatlah mahal.
Kusempatkan untuk meneliti alamat web yang diberikan dan alhasil ongkos kirim Hongkong-Taiwan dan Hongkong-Jakarta tidak berbeda jauh. Sempat terpikirkan untuk menawarkan ongkos jasa atas pesanannya, namun niat itu kubatalkan. Kusampaikan temuanku dan ia pun menyadari hal tersebut. Merasa senang bisa memproses pesanannya secara pribadi, ia berterima kasih dan juga sempat meminta maaf karena sudah merepotkanku.
Sering kali, kita tergoda untuk mencari kesenangan atau keuntungan pribadi, menyesatkan orang lain tanpa peduli akibatnya bagi sesama. Sebagai contoh, dari pengalamanku waktu itu, bisa saja aku menarik ongkos jasa dari rekanku. Terkait hal ini, Sang Pencipta yang begitu mengenal kita bahkan sudah mengaturnya sejak zaman Perjanjian Lama. Dalam Imamat 19:11-18, kita diingatkan untuk menghargai sesama dan tidak mengeksploitasi orang yang lemah.
Kita dipanggil untuk takut akan Allah, yang akan memampukan kita untuk mengasihi sesama. Kita yakin kita mampu, sebab Allah telah lebih dahulu mengasihi kita (1 Yoh. 4:19). Upah yang besar pun Ia sediakan bagi mereka yang taat. “Tetapi orang benar (akan masuk) ke dalam hidup yang kekal” (Mat. 25:46b). (ytheresia)
Sudahkah aku menghargai mereka yang lebih lemah dariku? Bagaimana Allah memampukan aku untuk mengasihi orang di sekitarku?
Doa (†): Allah Maha Kasih, aku bersyukur untuk kasih yang senantiasa Kau tunjukkan. Mampukan aku mengasihi sesama agar Engkau dimuliakan.
Selamat Karena Iman Kepada Tuhan
“Lalu Yesus masuk ke Bait Allah, dan ketika Ia mengajar di situ, datanglah imam-imam kepala serta tua-tua bangsa Yahudi kepada-Nya, dan bertanya: "Dengan kuasa manakah Engkau melakukan hal-hal itu? Dan siapakah yang memberikan kuasa itu kepada-Mu? Jawab Yesus kepada mereka: "Aku juga akan mengajukan satu pertanyaan kepadamu dan jikalau kamu memberi jawabnya kepada-Ku, Aku akan mengatakan juga kepadamu dengan kuasa manakah Aku melakukan hal-hal itu. Dari manakah baptisan Yohanes? Dari sorga atau dari manusia?” (Matius 21:23-25)
The Perfect Circle
“Ia seperti pohon, yang ditanam di tepi aliran air, yang menghasilkan buahnya pada musimnya, dan yang tidak layu daunnya; apa saja yang diperbuatnya berhasil.” (Mazmur 1:3)
Tenang Dalam Segala Situasi Karena Tuhanlah Sumber Pengharapan
"Berharaplah kepada TUHAN, hai Israel, dari sekarang sampai selama-lamanya." (Mazmur 131:3)
Lebih dari Harta
“Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah” (Efesus 2:8)
Love Until it Hurts
“Demikianlah tinggal ketiga hal ini, yaitu iman, pengharapan dan kasih, dan yang paling besar di antaranya ialah kasih” (1 Korintus 13:13)
Dokter yang Terbaik
“Ia pun meletakkan tangan-Nya atas mereka masing-masing dan menyembuhkan mereka“ (Lukas 4:40)
5 ROTI + 2 IKAN = ALL YOU CAN EAT
"Tidak perlu mereka pergi, kamu harus memberi mereka makan." (Matius 14:16)
