“… keluarkanlah dahulu balok dari matamu sendiri ….” (Mat. 7:5)

Teman-teman terkasih, berapa kali kalian becermin dalam sehari? Biasanya minimal sekali, yakni saat kita melihat penampilan diri sebelum memulai aktivitas. Contohnya, “Baju ini bagus gak, ya? Make-up udah rata belum, ya?” Akan tetapi, berapa kali kita introspeksi diri dalam sehari? Mungkin relatif lebih jarang kalau dibandingkan dengan melihat penampilan.

Kecenderungan yang demikian manusiawi adanya. Terlebih di zaman modern, kita didorong untuk menjalani hidup dengan cepat—bahkan terlalu cepat—hingga seakan takada lagi waktu untuk berkaca secara rohani dengan melihat kembali perbuatan-perbuatan kita.
Lantas, bagaimana solusinya? Cara paling mudah sebenarnya adalah dengan mendengarkan saran atau nasihat dari orang-orang terdekat. Mereka bisa saja menjadi “nabi” untuk membantu kita becermin secara rohani.

Setelah “becermin”, jangan lupa mengubah perbuatan buruk agar Sobat dapat menjalankan perintah Yesus dalam Injil untuk mengeluarkan “balok” dari mata kita. [Stephen Utomo]

DOA (†)

Allah yang Maha Rahim, bantulah kami menyadari serta memperbaiki kesalahan dan dosa-dosa sehingga kami pantas menghadap-Mu. Amin.